Tujuh Tiang Corinthian

Desain bergaya klasik identik dengan detail rumit pada bagian tiang. Detail inilah yang membuat gazebo menjadi indah dipandang.

Tiang-tiang gazebo berbentuk bulat, dengan detail rumit bergaya corinthian. Architrave penunjang atap kubah juga diberi detail ornamen khas klasik.

Dari kejauhan, sepertinya tiang terbuat dari bahan marmer. Padahal, sebenarnya hanya dicat dengan cat bertekstur, begitu juga detail corinthian-nya, hanya dicat tekstur keemasan.

Elemen gazebo yang cukup menarik adalah atap kubah. Pilihan kombinasi warna biru dan abu-abu tua membuat gazebo menjadi point of view halaman. Atap terbuat dari plesteran yang dicetak berbentuk segi enam. Kemudian disusun dan dicat dengan kombinasi dua warna.

Untuk lantai, digunakan marmer dan granit yang merupakan bahan sisa dari bangunan rumah. Lantai gazebo ini cukup unik, karena dibuat melayang di atas kolam ikan.

Tiang-tiang gazebo yang dominan dilengkapi recessed uplight di lantai untuk menyorot tiang. Sementara penerangan bagian dalam menggunakan indirect light berupa lampu selang. Lampu itu terpasang pada bagian bawah plafon. Adapun indirect light, di bagian bawah plafon, membuat lukisan ikan di plafon terlihat lebih hidup.

Di bagian belakang gazebo terdapat kolam ikan kecil berbentuk persegi panjang dengan air terjun di dindingnya. Pada malam hari, kolam ikan diterangi dengan lampu underwater yang dipasang pada satu sisi.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: