Jangan Hindari Karbohidrat Saat Diet!

// <![CDATA[// <![CDATA[
//

img
Banyak wanita melakukan diet karbohidrat karena takut gemuk, bahkan berhenti mengonsumsinya. Bagaimanapun sumber energi tersebut tidak boleh dijadikan musuh karena tetap diperlukan tubuh.

Karbohidrat tidaklah menggemukkan, kecuali jika dikonsumsi melebihi kebutuhan. Bila dikonsumsi cukup, karbohidrat merupakan asupan menyehatkan yang baik untuk diet. Simak alasan mengapa Anda tidak boleh menjauhi karbohidrat selama menjalani program diet lewat artikel berikut ini:

1. Karbohidrat membantu meningkatkan mood
Karbohidrat meningkatkan produksi serotonin, zat kimia dalam otak untuk membangun mood. Kekurangan karbohidrat justru bisa menyebabkan gejala psikologis.

Dalam sebuah studi dari Archives of Internal Medicine, orang-orang yang mengikuti diet karbohidrat sangat ketat selama setahun, jumlah yang diperbolehkan hanya 20-40 gram karbohidrat setiap hari, atau setara dengan setengah cangkir beras ditambah sepotong roti. Mereka lebih sering mengalami depresi, kecemasan, dan kemarahan daripada orang-orang yang menjalani diet tinggi karbohidrat-rendah lemak yang konsumsinya berfokus pada susu rendah lemak, whole grains (butiran gandum utuh), buah-buahan dan kacang-kacangan.

2. Karbohidrat membantu mencegah penambahan berat badan.
Pengamatan dari kebiasaan makan wanita paruh baya selama hampir dua tahun, menemukan bahwa mereka yang meningkatkan asupan serat, umumnya berat badannya menurun. Sebaliknya, wanita yang menurunkan konsumsi serat dalam diet mereka, justru bertambah berat badannya. Banyak sumber karbohidrat mengandung serat makanan, yang sebenarnya juga merupakan karbohidrat kompleks untuk dicerna.

3. Karbohidrat baik untuk jantung.

Peningkatan asupan serat-larut (sebuah jenis serat yang ditemukan dalam makanan kaya karbohidrat, seperti oatmeal dan biji-bijian) sebanyak 5-10 gram setiap hari, bisa mengakibatkan penurunan kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) sebesar lima persen. Demikian pula, orang-orang yang mengonsumsi whole grains atau butiran gandum utuh (beras merah, bulgur, quinoa) cenderung memiliki LDL lebih rendah dan lebih tinggi kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL).

4. Karbohidrat dapat memangkas ukuran pinggang.

Mengurangi konsumsi butiran gandum utuh membantu mengurangi lemak tubuh total dan lemak perut. Dalam studi tersebut, orang dewasa yang makan sebanyak tiga porsi biji-bijian setiap harinya, memiliki sekitar 2,4 persen lemak tubuh lebih sedikit dan 3,6 persen lemak perut lebih rendah dibandingkan mereka yang makan biji-bijian kurang dari seperempat porsi.

5. Karbohidrat membantu membakar lemak.
Sarapan karbohidrat yang lama dicerna (seperti oatmeal atau sereal bekatul) tiga jam sebelum olahraga dapat membantu membakar lebih banyak lemak. Alasannya, makan karbohidrat yang lama dicerna tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara tiba-tiba seperti saat kita mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti roti putih.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: